Senin, 12 November 2018

BIROKRASI

A.    Pengertian Birokrasi Secara Etimologi
Birokrasi yang dalam bahasa inggris disebut bureaucracy berasal dari dua kata yaitu “bureau” yang artinya meja dan “ cratein” berarti kekuasaan .jadi maksudnya kekuasaan yang berada pada orang-orang yang dibelakang meja. Sedang kan menurut kamus besar bahasa Indonesia  kata “birokrasi “ artinya sistem pemerintahan yang di jalankan oleh pegawai pemerintah karena telah berpegang pada hierarki dan jenjang jabatan , cara bekerja atau susunan pekerjaan yang serba lamban serta menurut tata aturan yang banyak liku – likunya.

B. Birokrasi Ideal Menurut Weber
Max Weber sebagai bapak birokrasi mengatakan bahwa birokrasi menjadi elemen penting yang menghubungkan ekonomi dengan masyarakat. Weber mengajukan sebuah model birokrasi ideal yang memiliki karakteristik sebagai berikut (dalam Islamy, 2003):
·         Pembagian Kerja (division of labour)
·         Adanya prinsip hierarki wewenang (the principle of hierarchi)
·         Adanya sistem aturan (system of rules)
·         Hubungan Impersonal (formalistic impersonality)
·         Sistem Karier (career system)

C.     Karakteristik Birokrasi
Karakteristik birokrasi yang umum diacu adalah yang diajukan oleh Max Weber. Menurut Weber, paling tidak terdapat 8 karakteristik birokrasi, yaitu:
1.            Organisasi yang disusun secara hirarkis
2.            Setiap bagian memiliki wilayah kerja khusus.
3.            Pelayanan publik (civil sevants) terdiri atas orang-orang yang diangkat, bukan dipilih, di mana pengangkatan tersebut didasarkan kepada kualifikasi kemampuan, jenjang pendidikan, atau pengujian (examination).
4.            Seorang pelayan publik menerima gaji pokok berdasarkan posisi.
5.            Pekerjaan sekaligus merupakan jenjang karir.
6.            Para pejabat/pekerja tidak memiliki sendiri kantor mereka.
7.            Setiap pekerja dikontrol dan harus disiplin.
8.            Promosi yang ada didasarkan atas penilaiaj atasan (superior's judgments).
Ditinjau secara politik, karakteristik birokrasi menurut Weber hanya menyebut hal-hal yang ideal. Artinya, terkadang pola pengangkatan pegawai di dalam birokrasi yang seharusnya didasarkan atas jenjang pendidikan atau hasil ujian, kerap tidak terlaksana. Ini diakibatkan masih berlangsungnya pola pengangkatan pegawai berdasarkan kepentingan pemerintah.

D. Ciri – ciri Birokrasi
1.          Tugas-tugas operasi yang sangat rutin yang dicapai lewat spesialisasi
2.          Aturan dan pengaturan yang sangat formal
3.          Tugas-tugas yang dikelompokkan kedalam departemen-departemen fungsional
4.          Wewenang terpusat
5.          Rentang kendali yang sempit
6.          Pengambilan keputusan yang mengikuti rantai komando.

E. Kekuatan Birokrasi
1.          Kemampuan menjalankan kegiatan terbakukan secara sangat efisien
2.          Spesialitas yang sama di kelompokkan dalam departemen-departemen fungsional
3.          Anggota mempunyai kesempatan untuk berbicara dalam bahasa yang sama diantara rekan sekerja mereka

F. Kelemahan Birokrasi
1.          Spesialisasi menciptakan konflik sub-unit
2.          Tujuan unit fungsional dapat mengesampingkan tujuan keseluruhan organisasi itu
3.          Birokrasi hanya bisa efisien apabila karyawannya menghadapi masalah yang pernah dijumpai sebelumnya
4.          Perhatian yang berlebihan pada pematuhan aturan


H.  Faktor-faktor yang mempengaruhi birokrasi:
a)      Faktor budaya
b)      Faktor individu
c)      Faktor organisasi dan manajemen
d)     Faktor politik

I. Fungsi dan Peran Birokrasi
1.      Melaksanakan pelayanan publik
2.      Pelaksana pembangunan yang profesional
3.      Perencana, pelaksana, dan pengawas kebijakan.
4.      Alat pemerintah untuk melayani kepentingan masyarakat dan bukan merupakan bagian dari kekuatan politik (netral)

J. Tujuan Birokrasi
1.      Sejalan dengan tujuan pemerintahan
2.      Melaksanakan kegiatan dan program demi tercapainya visi dan misi pemerintah dan negara
3.      Melayani masyarakat dan melaksanakan pembangunan dengan netral dan professional
4.      Menjalankan mamajemen pemerintahan, mulai dari perencanaan, pengawasan, evaluasi, koordinasi, sinkronisasi, represif, prefentif, antisipatif, resolusi, dll.

K. Tipologi Birokrasi
1.      Berdasarkan perspektif Otoriter
·         Birokrasi Tradisional
Sumber legitimasinya adalah waktu, artinya orang yang berkuasa adalah orang-orang yang lebih lama di dalam birokrasi tersebut.
·         Birokrasi Kharismatik
Sumber legitimasinya adalah kepribadian yang luar biasa bagi seorang pemimpin yang dilihat secara personal.
·         Birokrasi Legal-Rasional
Sumber legitimasinya adalah aturan-aturan yang dibuat untuk mencapai tujuan tertentu.

2.      Berdasarkan Perspektif Keterbukaan
·         Birokrasi Terbuka
Aksesibilitas masyarakat dapat masuk dengan luas, masyarakat dapat ikut serta dalam proses pembuatan kebijakan dan masyarakat juga dapat menyampaikan aspirasinya ke birokrasi langsung.
·         Birokrasi Tertutup
Berdasarkan kepentingan dan peraturan yang berada dalam birokrasi tersebut, kebijakan yang diputuskan hanya dilakukan dalam birokrasi dan berjalan hanya berdasarkan aturan-aturan yang didalamnya.
·         Birokrasi Campuran
Birokrasi yang mendapatkan aspirasi dari masyarakat tapi tidak bisa masuk secara langsung ke dalam birokrasi untuk menentukan kebijakan.

L.    Peran Birokrasi dalam Pemerintahan Modern

Michael G. Roskin, et al. meneyebutkan bahwa sekurang-kurangnya ada 4 fungsi birokrasi di dealam suatu pemerintahan modern adalah :
·         Sejalan dengan tujuan pemerintahan.
·         Melaksanakan kegiatan dan program demi tercapainya visi dan misi pemerintah dan negara.
·         Melayani masyarakat dan melaksanakan pembangunan dengan netral dan professional.
·         Menjalankan manajemen pemerintahan, mulai dari perencanaan, pengawasan, evaluasi, koordinasi, sinkronisasi, represif, prefentif, antisipatif, resolusi, dll.
·         Birokrasi sering sekali dipandang negatif karena kinerja mereka cenderung menyusahkan masyarakat. Tidak hanya itu, birokrasi juga dinilai masyarakat sebagai organisasi yang boros, tidak efisien dan tidak efektif.
·         Masyarakat berpendapat bahwa birokrasi adalah alat penindas masyarakat miskin dan hanya membela kepentingan orang kaya. Namun demikian, birokrasi tetap dibutuhkan masyarakat sebagai penghubung antara negara dan masyarakat. Birokrasi mempunyai kewajiban melayani masyarakat dan menjadikan masyarakat sebagai prioritas utama.

         M. Peranan Kepemimpinan Dalam Birokrasi

Faktor penting dalam menentukan keberhasilan reformasi birokrasi adalah peran kepemimpinan (leadership) bagi upaya perubahan, demikian Lembaga Administrasi Nasional (LAN).Kegagalan reformasi birokrasi dalam pelaksanaannya lebih disebabkan oleh kurangnya komitmen, konsistensi dan kredibilitas para pemimpinnya. Sejalan dengan reformasi birokrasi, saat ini pemerintah telah banyak melakukan inisiatif untuk mereformasi birokrasi khususnya perbaikan sistem dan budaya kerja, pengukuran kinerja, penerapan disiplin, optimalisasi peningkatan pelayanan publik, upaya mengurangi korupsi dan peningkatan produktifitas kerja dan renumerasi yang memadai.
Namun demikian upaya-upaya tersebut belum dapat mencapai hasil yang maksimal dan memuaskan masyarakat.Sudah saatnya reformasi birokrasi diarahkan untuk mengubah pola lama praktek kepemimpinan yang dilayani ke arah kepemimpinan yang melayani.
Ada tiga aspek tipe kepemimpinan yang melayani yakni "hati yang melayani" atau kepemimpinan dimulai dari dalam diri sendiri. Lalu "kepala yang melayani" atau seorang pemimpin sejati tidak cukup hanya memiliki hati atau karakter semata tapi juga harus memiliki serangkaian metode kepemimpinan. Aspek ketiga adalah "tangan yang melayani" yakni pemimpin sejati bukan sekedar memperlihatkan karakter dan integritas, serta kemampuan dalam metoda kepemimpinan, tetapi dia harus menunjukkan perilaku atau kebiasaan pemimpin sejati yang selain fokus pada duniawi juga fokus pada hal spritual. Artinya seorang pemimpin harus berempati terhadap apa yang dirasakan bawahan atau rakyat secara luas.


Daftar Pustaka*

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Survei: Setahun Jokowi-JK, Birokrasi PelayananPublik Membaik", https://nasional.kompas.com/read/2015/11/03/14102161/Survei.Setahun.Jokowi-JK.Birokrasi.Pelayanan.Publik.Membaik.
Penulis : Ihsanuddin

https://www.academia.edu/5445481/Kepemimpinan_Birokrasi 

BIROKRASI

A.      Pengertian Birokrasi Secara Etimologi Birokrasi yang dalam bahasa inggris disebut bureaucracy berasal dari dua kata yaitu “bureau...